Ujian Nasional Tahun 2010/2011
Beberapa informasi penting dan catatan-catatan yang berkenaan dengan materi sosialisasi ujian nasional 2010/2011 adalah sebagai berikut:
1. Evaluasi Ujian Nasional 2009/2010
Pemetaan hasil ujian nasional tahun-tahun sebelumnya menunjukkan betapa bervariasinya kondisi sekolah di seluruh Tanah Air. Variasi yang sangat besar tersebut tidak saja antar daerah (provinsi), tetapi juga antar daerah tingkat II, antar sekolah, dan antar jenis sekolah (negeri-swasta). Variasi yang banyak digugat oleh berbagai kalangan tersebut sangat disadari oleh Pemerintah. Pemerintah memahami benar besarnya kesenjangan antar sekolah yang disebabkan oleh berbagai keadaan guru, sarana dan prasarana, dan kemampuan intervensi Pemerintah Daerah melalui dana yang belum cukup memadai. Namun, untuk mempercepat peningkatan kualitas Pemerintah tetap melaksanakan ujian nasional dengan standar yang telah ditentukan. Sebab, membiarkan daerah atau sekolah menetapkan sendiri standarnya akan merugikan daerah atau sekolah masing-masing. Mengapa? Tentu saja daerah yang menetapkan standar pendidikannya di atas rata-rata tidak mau menerima lulusan (termasuk pindahan) dari daerah tertentu tanpa melalui pendidikan penyetaraan (matrikulasi). Misalnya, daerah atau sekolah yang standar lulusnya 6, akan merasa lebih baik dan keberatan menerima lulusan daerah atau sekolah yang standar lulusnya 4. Nah! Kini saatnya kita harus menguji diri sendiri, karena rencananya BSNP mendelegasikan penetapan kriteria kelulusan Ujian Nasional kepada Satuan Pendidikan, seperti yang sudah diterapkan untuk UASBN (Ujian Nasional SD/MI dan sederajat)
Untuk memberikan perhatian yang sungguh-sungguh atas jerih payah sekolah melaksanakan proses tranformasi maka Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2010/2011 akan memperhitungkan hasil ujian sekolah dan penilaian guru (rapor) pada semester tiga, empat, dan lima. Dengan demikian, beban yang tadinya hanya dipikul oleh Pemerintah menjadi beban bersama Pemerintah dan sekolah. Dalam hal ini, ujian tidak saja dihadapi oleh siswa, tetapi oleh sekolah dan guru, yaitu UJI KEJUJURAN, OBYEKTIVITAS, TRANSPARANSI, dan TANGGUNG JAWAB





